Butuh Bantuan? Customer Service Material Bangunan Green Semarang siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Atap SMK Ambrol, Kerugian Rp 200 Juta

Atap SMK Ambrol, Kerugian Rp 200 Juta

Ditulis pada: 15 September 2014 | Kategori:

KUAMBROL: Atap sekolah SMK Muhammadiyah 1 Temon, Kulonprogo, ambrol, Rabu (20/3). Musibah itu terjadi diduga karena konstruksi atap baja ringan tidak kuat menahan beban genteng. (suaramerdeka.com / Panuju Triangga)LONPROGO, suaramerdeka.com– Atap gedung berlantai tiga SMK Muhammadiyah 1 Temon, Kulonprogo, ambrol, Rabu (20/3). Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian diperkirakan sekitar Rp 200 juta.

Musibah itu diduga terjadi lantaran rangka atap berupa baja ringan tidak kuat menahan beban genteng keramik yang terlalu berat. Apalagi sehari sebelumnya terjadi hujan deras sejak sore hingga malam.

“Mungkin beban terlalu berat, karena hujan luar biasa deras. Selain itu juga dimungkinkan konstruksi kurang baik,” kata Kepala SMK Muhammadiyah 1 Temon, Mokhamad Komarul Adnan.

Gedung tiga lantai sepanjang 36 meter dengan lebar 11 m yang ada di bagian depan sekolah itu dibangun 2011 dan selesai awal 2012. Di bawah atap yang ambrol terdapat 4 ruang lokal, dua digunakan untuk ruang kelas belajar mengajar dan dua akan dipakai untuk perpustakaan.

Beruntung saat atap ambrol dan genteng berjatuhan, ruang kelas sedang kosong karena murid-murid sedang di laboratorium, sehingga tidak ada yang terluka. Adapun ruang perpustakaan masih kosong dan baru digunakan sebagai aula.

Komarul menuturkan, pertama kali dirinya mendengar ada suara seperti retak di atap bagian tengah pukul 07.30. Saat itu ada dua genteng yang jatuh, kemudian selang beberapa menit merembet. Pihaknya langsung mengamankan murid-murid yang ada di bawahnya.

“Sebab saya tahu konstruksi baja ringan kalau ada yang retak pasti akan merembet, makanya kami evakuasi, dan jam 10.00 ternyata terbukti memang ambrol,” ungkapnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Temon. Petugas yang datang langsung mengamankan gedung itu dengan memasang police line di sekitar gedung.

Komarul mengatakan, ambrolnya atap itu semestinya menjadi tanggung jawab pihak kontraktor (dari Jakarta) yang membangun konstruksinya karena sudah ada MOU.

“Kami sudah menelpon dan mereka  bersedia bertanggung jawab. Ini secepatnya akan kami selesaikan. Untuk sementara murid dipindah ke lab, sedangkan lantai dua masih bisa digunakan,” katanya.

Akibat kerusakan atap itu, imbuhnya, kerugian yang dialami ditaksir sekitar Rp 200 juta.

Kapolsek Temon, Kompol Sukadi yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden ambrolnya atap sekolah tersebut. Karena itu pihaknya menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak sekolah.

Menurut Kompol Sukadi, ambrolnya atap itu diduga terjadi karena genteng yang digunakan tidak cocok untuk konstruksi rangka atap baja ringan. Genteng berupa keramik pres terlalu berat sehingga rangka atap baja ringan tidak kuat menahan beban dan ambrol.

“Kami memasang police line agar anak-anak tidak mendekat untuk antisipas agar tidak ada yang kejatuhan genteng, karena genteng yang tersisa masih rawan jatuh,” pungkasnya.

( Panuju Triangga / CN37 / JBSM )

sumber : SUARA MERDEKA

Atap SMK Ambrol, Kerugian Rp 200 Juta | Buana Paksa Indonesia

Tags: Atap SMK Ambrol, baja ringan ambruk, baja ringan roboh, berita baja ringan roboh, tidak standart baja ringan roboh

Komentar dinonaktifkan: Atap SMK Ambrol, Kerugian Rp 200 Juta

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

harga di website tidak mengikat dan dapat berubah-ubah untuk update silakan hubungi Customer Care kami

Lemkra Tegal

Ditulis pada: 14 Mei 2018

LEMKRA Tegal adalah perekat yang berbasis dari semen (Cement Base) dengan campuran silicon / latex dan bahan kimia dari Jerman yang sangat baik digunakan sebagai perekat di dalam ruangan (interior) maupun diluar ruangan (eksterior). Produk Lemkra ini menggunakan teknologi yang dikembangkan... Baca selengkapnya »

Lemkra Purwokerto

Ditulis pada: 7 Mei 2018

LEMKRA Purwokerto adalah perekat yang berbasis dari semen (Cement Base) dengan campuran silicon / latex dan bahan kimia dari Jerman yang sangat baik digunakan sebagai perekat di dalam ruangan (interior) maupun diluar ruangan (eksterior). Produk Lemkra ini menggunakan teknologi yang dikembangkan... Baca selengkapnya »

Lemkra Pekalongan

Ditulis pada: 30 April 2018

LEMKRA Pekalongan adalah perekat yang berbasis dari semen (Cement Base) dengan campuran silicon / latex dan bahan kimia dari Jerman yang sangat baik digunakan sebagai perekat di dalam ruangan (interior) maupun diluar ruangan (eksterior). Produk Lemkra ini menggunakan teknologi yang dikembangkan... Baca selengkapnya »

Lemkra Magelang

Ditulis pada: 23 April 2018

LEMKRA Magelang adalah perekat yang berbasis dari semen (Cement Base) dengan campuran silicon / latex dan bahan kimia dari Jerman yang sangat baik digunakan sebagai perekat di dalam ruangan (interior) maupun diluar ruangan (eksterior). Produk Lemkra ini menggunakan teknologi yang dikembangkan... Baca selengkapnya »

Shera Semarang

Ditulis pada: 16 April 2018

Papan Shera Semarang merupakan produk kayu berstandar atas yang diproduksi kelompok Mahaphant. Mahaphant dengan bangga mengembangkan berbagai produk unik di bawah merek SHERA yang bergengsi. SHERA memulai kisah yang sukses sejak tahun 1996 dengan produksi pertama dari rangkaian lengkap substitusi... Baca selengkapnya »

Show Buttons
Hide Buttons
error: Oops .. Maaf dilarang Copy Paste , langsung di print aja
Loading...